Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

unfinished story.. :p

Keretaku akhirnya tiba di stasiun wien meidling, aku bergegas keluar dari gerbong dan naik lift menuju peron lain untuk ganti kereta. Didepanku seorang ibu yang juga berjalan kaki tampaknya menuju peron yang sama, namun terlihat sangat letih membawa dua koper besar dan satu tas kecil. Ia mungkin seusia ibuku, bahkan lebih tua namun wanita ini kuat dan jalannya cepat sekali   untuk ukuran usianya. “may I help you, mam??” aku segera menghampirinya dan menawarkan untuk membawa satu dari kopernya Ia menjawab dalam bahasa jerman yang aku tidak mengerti namun aku tau ia bersedia, dengan sigap aku langsung mengambil alih kopernya yang ternyata lumayan berat. “where do you want to go?” tanyaku sambil jalan Wanita tua itu lagi-lagi menjawab dalam bahasa jerman namun aku langsung yakin ia searah denganku ketika ia menyebut venezia santa lucia. “me too… we are in the same route, venezia venezia” jawabku, berulang-ulang, berharap ia mengerti bahwa kami searah, dan setidak...

my fussy mind

intermezzo lagi!! hihihi.. yupss my mind has too much thoughts! it constantly keep talking and talking inside even when i look quite outside ;) akibat terlalu banyak yang dipikirin, aku jadi suka menuangkannya dlm bentuk blog diary & short story... tapi entah ya, beberapa short story yang kubikin seringnya tidak selesai. no ending. i dunno why. dun even know how to end dat. ini yang jadi masalahku hingga aku tak pernah mampu mengirim karyaku ke media cetak. karena belum selesai satu cerita, aku sudah mulai buat cerita baru gara2 ada ide baru lain lagi.. akhirnya yang lama tidak kulanjutkan.. it happened often! *sigh* biasanya aku membuatnya disela-sela waktu dirumah, diperjalanan, saat menunggu, jadi memang tidak pernah mengkhususkan waktu untuk menulis. maybe dat's the point ya, maybe i should have one day special for writing only ;) will post one of my un-finished short story yaa after this.. one day I'll continue writing it again.. i do :)

la pont des arts dan kisah kita..

Paris, 23 April 2012. aku merapatkan coatku yang tebal dan berusaha menghalau dingin dengan mengepalkan tangan. saat ini minus 5 derajat. aku pernah mengalami yang lebih dingin, 18 derajat. tapi entah kenapa.. dingin kali ini terasa amat sangat menusuk.. dingin yang membuat raga dan jiwaku bergetar. La pont des art. 10 februari 2010. jam 2 siang. winter 18 derajat. aku tergesa menuju ujung jembatan ini, untuk menemui seseorang. ia telah satu jam menungguku, akibat ditutupnya jalur 6 metro selama 30 menit yang membuat aku panik luar biasa. aku tak terbiasa tidak menepati janji. apalagi dengan dia. ya dia yang selama 2 bulan telah mengisi hariku, walau hanya lewat chatting di ym. Namun sudah membuatku begitu nyaman dan selalu menanti waktu-waktu private kami berdua ngobrol berjam-jam lwat dunia maya. ia bukan sosok yang baru bagiku. ia adalah teman baikku yang bahkan dulu tak pernah kugubris perhatiannya. kini aku mengerti, jatuh cinta...